Beranda » Tempat Wisata Bali » Broken Beach Nusa Penida Salah 1 Pantai Unik Di Nusa Penida

Broken Beach Pantai Pasih Uug Adalah Pantai Indah Dengan Keindahan Alam Dan Laut Nya Yang Biru

Broken beach atau lebih dikenal dengan sebutan Pasih Uug oleh warga sekitar, terletak di Desa Bunga Mekar, Kepulauan Nusa Penida. Dikatakan pantai pecah karena terdapat lubang besar akibat longsoran tanah yang membuat lubang di pantai, lubang ini membuat pemandangan menjadi sangat indah dan tempat ini sering digunakan untuk fotografi dan film. Banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke tempat ini, hanya untuk menikmati pemandangan yang menakjubkan dan juga untuk berfoto dengan latar belakang pantai yang rusak.

Adapun sejarah Broken beach berdasarkan cerita dari warga sekitar yang tinggal di sekitar tempat ini dikisahkan bahwa pada suatu ketika seekor ular besar masuk ke desa tersebut, warga sekitar kaget dan diancam karena takut akan ada yang terluka oleh ular ini, penduduk setempat akan mengumpulkan penduduk untuk membunuh ular besar ini, dan dagingnya dipotong dan dibagi – untuk penduduk desa di sekitar tempat ini. Pada sore hari mereka dikunjungi oleh seorang kakek tua dengan pakaian kotor ke desa dan orang tua tahu apa yang mereka lakukan adalah menangkap seekor ular dan membunuhnya, dan orang tua ini menyuruhnya untuk tidak membunuh ular itu.

agar mereka tidak lengah dan mengulangi lagi membunuh ular dan memotongnya untuk dibagikan. Mendapat nasehat tersebut, warga banjar bukannya menerima, malah berteriak dan tidak terima tudingan pak tua itu. Kisah selanjutnya dikisahkan untuk membuktikan siapa yang benar dan salah, apakah tuduhan orang tua ini benar atau pengakuan warga banjar yang salah, jodoh orang tua itu pun mengeluarkan sebatang pelepah kelapa, dan setelah itu dia menancapkannya ke tanah. Kemudian lelaki tua itu berkata kepada warga yang merupakan warga banjar yang mampu mencabut tongkat tersebut, dia mengaku telah jujur ​​padanya.

Usai menjelaskan hal itu, warga banjar berlomba, satu per satu berusaha mencabut tongkat itu dari tanah. Dan hasilnya pun sampai dengan orang terakhir dari warga banjar yang mencoba, ternyata tidak ada satupun warga yang berhasil mencabutnya. Akhirnya lelaki tua itu berkata, bahwa mereka tidak mengatakan yang sebenarnya kepadanya bahwa mereka telah membunuh seekor ular besar sore ini. Selanjutnya, di tengah kebingungan warga banjar, lelaki tua itu mencabut batang-batang yang telah ditanamnya ke dalam tanah. Sesaat kemudian sebuah kejadian aneh terjadi di desa itu, yaitu dari bekas-bekas tongkat yang tertancap di tanah menyembur keluar air dengan sangat cepat.

Air laut di sekitar Pasih Uug bergejolak, menghantam daratan hingga ambruk akibat tekanan dari bumi beserta rumah-rumah mereka. Kehadiran lelaki tua itu setelah kejadian itu menghilang, seiring dengan menghilangnya warga bersama desanya. Tidak ada satu pun warga yang selamat saat itu, kecuali warga yang hendak keluar area.

Daya tarik wisata pantai Broken Beach adalah pemandangan tebing di bawah laut dan ombak laut yang tenang, membuat suasana semakin sejuk, angin laut yang segar dan suara ombak seperti musik alam yang menjadi teman Anda. banyak wisatawan yang datang kesini hanya untuk bermeditasi atau mencari suasana ketenangan dan kedamaian di pantai

Broken Beach di Nusa Penida

Di seluruh dunia, ada cara unik di mana bumi telah terkikis dari waktu ke waktu. Terkadang alam ibu meninggalkan kita dengan sesuatu yang sangat luar biasa. Di Nusa Penida, salah satu tempat yang membuat kita terkagum-kagum betapa selama jutaan tahun bumi telah berakhir seindah yang terlihat di hadapan kita sekarang!

Lengkungan di Broken Beach telah terbentuk selama bertahun-tahun dan sekarang menjadi tontonan sejati. Dari atas teluk tampak hampir melingkar dan tertutup, namun pada ketinggian mata lengkungannya cukup tinggi. Sayangnya, tidak ada jalan turun ke teluk untuk berenang yang menyegarkan meskipun Anda bisa masuk ke air di Angel’s Billabong.

Sejarah Broken Beach

Tidak ada yang menyangka bahwa Broken Beach (Pasih Uug) menjadi “Ikon” pariwisata di Nusa Penida pada khususnya, dan di Bali pada umumnya. Bahkan, Pasih Uug kini menjadi tujuan wisata utama bagi wisatawan asing di seluruh dunia. Bagi wisatawan asing, Broken Beach adalah salah satu karya seni alam yang paling unik.

Saat Broken Beach menjadi terkenal, cerita, mitos, dan fakta bahwa Broken Beach terbentuk muncul ke permukaan. Banyak yang mengira cerita terbentuknya Broken Beach hanyalah mitos belaka.

Namun bagi masyarakat sekitar lokasi Pasih uug, mereka percaya bahwa cerita terbentuknya Pasih Uug adalah sebuah fakta. Bahkan bagi mereka ada saksi hidupnya.

Kisah Pantai Patah (Pasih Uug) berawal ketika masyarakat di sini menemukan sapi, dan tidak ada yang tahu siapa pemilik sapi tersebut, maka semua warga sepakat untuk menangkap dan menyembelih sapi tersebut untuk dimasak bersama.

Tanpa firasat dan tanda-tanda mencurigakan, proses penyembelihan dan pemasakan berjalan dengan lancar.

Setelah mereka memasak dan makan, datanglah seorang anak kecil yang sedang mencari hewan ternak yang hilang. Anak kecil itu bertanya tentang kehilangannya. Namun, warga tidak mengaku telah membeli sapi anak tersebut.

Untuk menemukan kebenaran, anak itu mengadakan sayembara dengan menancapkan tongkat di tanah. Anak tersebut meminta warga mencabut tongkat tersebut. Jika ada yang bisa mencabut tongkat ini, maka benar kamu tidak mengambil dan membeli ternakku.

Warga pun dengan angkuh berusaha mencabut tongkat tersebut, namun tidak ada satupun warga yang mampu mencabutnya.

Setelah merasa yakin bahwa warga telah berbohong, anak tersebut mencabut tongkat tersebut dan seketika itu juga terjadi gempa bumi yang menyebabkan tanah tersebut ambruk seketika. Tidak ada satu pun penduduk di sana yang selamat.

Namun ada beberapa warga yang ditugaskan untuk memberikan makan kepada warga yang masih berada di lokasi dan desa serta rumahnya sudah di laut.

Para penyintas ini dianggap sebagai saksi hidup dan menceritakan kisah dari generasi ke generasi kepada keturunannya.

Selain itu, menurut informasi yang disampaikan oleh penyelam yang mengantar wisatawan Diving di Broken Beach ditemukan beberapa objek seperti, “Lesung” yang merupakan tempat menumbuk jagung.

Tempat menanak nasi dari tanah liat, dan tempat menaburkan bumbu dari batu. Temuan ini membuat sebagian orang percaya bahwa cerita terbentuknya Pasih Uug (Pantai Patah) itu benar adanya.

Apa yang Diharapkan di Broken Beach

Sebelum tiba di lokasi, Anda akan disuguhi dengan pemandangan langit biru dan laut biru yang berpadu dalam satu warna yang membuat kita serasa berada di planet yang berbeda.

Pantai Pasih Uug (Broken Beach) adalah teluk yang benar-benar epik di Pulau Nusa Penida. Ini adalah tempat yang menakjubkan dengan lengkungan besar di mana Anda dapat berjalan menyeberang, ke manta yang dapat Anda lihat dari sisi tebing.

Dari namanya sendiri ‘Pantai Pasih Uug’ (Bahasa Bali) diartikan sebagai pantai yang rusak. Meski diartikan demikian, ini akan menjadi kawasan wisata yang benar-benar unik dan menarik.

Selain spot tersebut, ada spot lain yang mungkin menjadi spot tersembunyi dimana pengunjung bisa mengabadikan angle berbeda dari Broken Beach (Pasih Uug).

Pertama, Anda harus menyeberangi jembatan berlubang dan trekking selama beberapa menit sambil menikmati hamparan rumput hijau di sepanjang jalan. Hati-hati dengan bebatuan tajam dan bersiaplah untuk menemukan keindahan Broken Beach.

Bukan hanya tentang keindahan alam, Broken Beach juga menawarkan atraksi yang tidak biasa di mana ikan pari dan lumba-lumba berenang di laut di pagi hari, kata penduduk setempat. Jadi, jangan berpikir dua kali untuk mengunjungi tempat yang luar biasa ini.

Alamat Broken Beach & Peta Lokasi

Broken Beach (Pasih Uug) terletak di desa Bunga Mekar, di pesisir barat daya Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Indonesia.

Sekitar 28 km atau 1 jam perjalanan dari Dermaga Banjar Nyuh (Pelabuhan Banjar Nyuh) Pulau Nusa Penida, namun pulau ini dapat dicapai hanya 40 – 50 menit dengan speed boat umum dari Sanur, Bali daratan.

Berikut adalah posisi akurat Broken Beach (Pasih Uug) di Google map

Cara menuju Broken Beach Nusa Penida

Membeli Paket Tur Di Arvi Tour Dan Rental adalah cara terbaik untuk sampai ke Broken Beach di Nusa Penida. Karena jalan Nusa Penida terkenal buruk, kami tidak merekomendasikan menyewa skuter dan mengemudi sendiri di sekitar pulau.

Meskipun Broken Beach berada di sisi barat Nusa Penida dan terlihat dekat dengan pelabuhan utama, masih membutuhkan waktu satu jam untuk sampai dari dermaga karena jalan. Waktu perjalanan ke Broken Beach dari akomodasi Anda tentu saja akan bergantung pada bagian pulau tempat Anda menginap.

Membeli Paket Tour Nusa Penida Barat untuk membawa Anda di sekitar pantai barat Nusa Penida untuk Sehari Penuh. Tur termasuk perjalanan ke/dari hotel, semua biaya parkir dan masuk, dan transportasi ke Broken Beach, Angel’s Billabong, Kelingking Beach dan Crystal Bay.

Tiket Masuk Broken Beach (Pasih Uug)

Kunjungan ke Pantai Patah (Pasih Uug) dikenakan biaya masuk yang kecil sebesar Rp 5.000 per orang, dan Rp 5.000 untuk parkir. Biaya ini akan memberi Anda akses ke Angel’s Billabong dan Broken Beach.

Dan pembayarannya harus tunai dalam mata uang Rupiah (IDR), jadi harap siapkan uang tunai kecil sebelum Anda datang ke sini.

Jam Buka Broken Beach & Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Broken Beach (Pasih Uug) dapat dikunjungi kapan saja sepanjang hari, tetapi plas ini tidak memiliki fasilitas listrik, jadi kami menyarankan Anda untuk berkunjung pada siang hari antara pukul 06.00 hingga 18.30.

Dan waktu terbaik untuk mengunjungi Broken Beach adalah setelah bulan Maret memulai musim kemarau, dan bulan Juni hingga September cenderung menjadi bulan yang paling ideal untuk mengunjungi bali karena sedikit atau tidak ada hujan dan kelembapan.

Apakah bisa berenang di Broken Beach Nusa Penida?

Tidak, Anda tidak bisa berenang di Broken Beach karena tidak ada akses ke pantai. Anda hanya dapat mengagumi pantai yang berada di dalam teluk dari area tampilan di atas.

Broken Beach Nusa Penida Tours

Perjalanan ke Broken Beach adalah petualangan darat melalui medan batu kapur Nusa Penida yang terjal. Sebagian besar jalan berbatu dan tidak beraspal. Sebagian besar orang melakukan perjalanan sehari.

Mulai dari wisata snorkeling hingga spot paling populer seperti Manta bay, Crystal bay, Wall Point, dan Gamat bay hingga ke tempat-tempat paling terkenal seperti Kelingking Viepoint, Angel’s Billabong, dan Crystal bay.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.