Beranda » Tempat Wisata Bali » Taman Nasional Bali Barat salah 1 Taman Unik

Taman Nasional Bali Barat Merupakan Pelestarian Alam Dengan Ekosistem Murni

Taman Nasional Bali Barat adalah pelestarian alam dengan ekosistem murni yang dikelola dengan sistem zona untuk berbagai tujuan penelitian yang melibatkan pendidikan, pariwisata dan rekreasi. Merupakan salah satu taman nasional yang terletak di sisi barat Pulau Bali dengan panorama yang indah, ekosistem alam yang unik dan suasana yang segar. Taman Nasional Bali Barat atau kebanyakan orang lokal menyebutnya Taman Nasional Bali Barat merupakan salah satu tujuan wisata di Kabupaten Negara dan banyak dikunjungi wisatawan.

Lokasi Taman Nasional Bali Barat :

Terletak di sisi barat Pulau Bali dan dekat dengan Pelabuhan Gilimanuk atau sekitar 4 jam perjalanan dari Bandara Internasional Bali. Sebagian Kawasan Taman Nasional Bali Barat terletak di Kecamatan Grokgak, Kabupaten Singaraja dan sebagian lagi berada di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. sangat mudah untuk menemukannya dari arah Denpasar mengikuti jalan utama menuju Pelabuhan Gilimanuk atau kota Singaraja ke Pelabuhan Gilimanuk.

Taman Nasional Bali Barat Umumnya

Sesuai dengan keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia yang tertulis dalam surat resmi nomor 493/Kpts-II/1995 bahwa Taman Nasional Bali Barat memiliki 19.002,89 ha yang terdiri dari 15.587,89 ha daratan dan 3.415 ha lautan. Upaya pelestarian ekosistem di taman nasional ini dilakukan dengan tiga tujuan kegiatan sebagai berikut:

  • Untuk melindungi ekosistem yang mendukung kehidupan
  • Pengasinan berbagai flora dan fauna termasuk habitatnya
  • Memanfaatkan secara lestari sumber daya alam termasuk ekosistemnya

Kawasan Taman Nasional Bali Barat yang hijau terhampar di sepanjang jalan raya Denpasar – Gilimanuk – Singaraja sekitar 150 kilometer. Topografi taman ini memiliki gradasi konstan antara gunung, bukit, lembah, teluk dan laut. Kawasan pegunungan mencakup hingga 71% dari total kawasan taman sebagai hutan lindung dengan aneka fauna seperti rusa, babi hutan, singa, kelahiran dll sedangkan kawasan datar sekitar 29% terletak di bagian utara jalan utama Gilimanuk – Singaraja sampai Laut Jawa.

Jika dilihat dari konsepsinya, kawasan ini merupakan Giri/Gunung atau pegunungan yang dilengkapi dengan hutan (Wanagiri). Menurut naskah Tantri Kidung Utama terdapat sebuah kata yang menyebutkan Ning Wana Ukir yang memberi petunjuk bahwa falsafah Wana Giri ditulis dengan baik untuk menggambarkan keseluruhan dunia ini.

Flora dan Fauna di Taman Nasional Bali Barat

Taman Nasional Bali Barat memiliki potensi flora dan fauna yang tinggi yang terdiri dari 14 jenis flora yang dilindungi antara lain Sawo Kecik (Manilkara Kauki), Sono Keling (Dalbergia Latifolia). Dari faunanya, Jalak Bali Kelahiran (Leucopsar Rothscildi) merupakan salah satu fauna endemik di Pulau Bali yang habitat aslinya terdapat di taman ini hingga ke Prapat Agung dan sekitarnya.

Fauna lain dapat ditemukan di taman ini termasuk sapi, rusa, kancil, daging rusa, kucing liar, monyet abu-abu dan hitam. Selain hewan-hewan di atas, beberapa reptil dan 60 ruam kelahiran lainnya juga dapat ditemukan.

Kondisi terumbu karang di taman ini sangat bervariasi dengan kombinasi yang unik dan habitat yang beraneka ragam. Pada tahun 1998 tercatat 110 jenis karang termasuk 22 karang jamur dan hingga saat ini tercatat memiliki 222 jenis ikan di taman ini.

Di antara beberapa fauna lain yang ditemukan di Taman Nasional adalah: Banteng Liar ( Banteng), Walet Lumbung, Oriole Tengkuk Hitam, Treepie Ekor Raket Hitam, Elang Ular Jambul, Jambul Treeswift, Dollarbird, Penyu Sisik, Muntjac India, Java Sparrow , Kera Jawa (Lutung), Rubah Terbang Besar, Kucing Macan Tutul, Ajudan Kecil, Udang Ekor Panjang, Bangau Bima, Walet Pasifik, Burung Walet Merah, Rusa Menjangan, Kingfisher Suci, Savanna Nightjar, Kingfisher Paruh Bangau, Biawak Air , Babi Hutan, Bulbul Berventilasi Kuning, dan masih banyak

Apa yang harus dilakukan di Taman Nasional Bali Barat?

Taman Nasional Bali Barat dikelola berdasarkan zona yang meliputi zona induk, zona hutan, dan zona pemanfaatan. Zona utama benar-benar dilindungi dan tidak boleh diubah oleh aktivitas manusia kecuali untuk tujuan penelitian. Kawasan Hutan merupakan pelindung Kawasan Utama dan mampu melakukan kegiatan seperti di Kawasan Utama dan kegiatan wisata terbatas. Zona Eksploitasi mampu melakukan kegiatan seperti kedua zona, membangun fasilitas wisata alam dan fasilitas lainnya untuk mendukung konservasi.

Habitatnya sangat bervariasi dengan hutan hujan, sabana kering, semak akasia dan hutan dataran rendah, serta lebih banyak hutan pegunungan di wilayah yang lebih tinggi. Ada juga beberapa kantong hutan bakau yang lebat. Di utara taman adalah semenanjung utara yang menonjol yang disebut Prapat Agung.

Di sekitar semenanjung ini terdapat bentangan panjang pantai yang dilindungi dan terumbu karang lepas pantai serta pulau lepas pantai kecil yang disebut Menjangan. Yang terakhir adalah tujuan menyelam yang sangat populer. Seratus enam puluh spesies burung telah tercatat di taman, termasuk Jalak Bali (Leucopsar rothschildi), satu-satunya spesies vertebrata endemik Bali, ikon fauna Bali. Itulah alasan utama mengapa taman nasional ini dibuat pada tahun 1941.

Pada tahun 2001, diperkirakan hanya enam individu jalak yang bertahan hidup di alam liar, semuanya di taman ini. Sejak itu, penangkaran dan upaya pengenalan kembali terus berlanjut, tetapi tekanan perburuan tetap menjadi masalah besar. Dengan pemikiran tersebut, program pengenalan kembali kedua dimulai di daerah terpencil Nusa Penida, di lepas pantai Pantai Sanur pada tahun 2004. Pada bulan Juni 2011,

Taman Nasional Bali Barat menerima 60 Jalak Bali yang terancam punah untuk dilepaskan, 40 dari Surabaya Zoo dan 20 dari Taman Safari Indonesia. Pengamat burung yang jeli dapat menemukan daftar periksa kemungkinan spesies dan statusnya di sini.

CARA MEMESAN TUR BERSAMA KAMI

  • Silakan isi formulir Pertanyaan Wisata di bawah ini
  • Formulir Tur ini bukan konfirmasi akhir, kami perlu memeriksa ketersediaan tur yang Anda minta
  • Kami akan membalas sesegera mungkin setelah menerima Pertanyaan Tur Anda
  • Jika Formulir Tur tidak berfungsi, silakan kirim email langsung ke email ini: admin@arvitour.com
  • Atau kirimkan pesan kepada kami melalui whatsapp di nomor ini +6283115192999

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.